KETIKA COBAAN DATANG KEPADAMU

Manusia, kalau ada sedang ada masalah atau ujian mesti menangis, tetapi menangis  bukan karena Allah, tapi karena masalah yang dia dihadapi

Itulah,antara kata-kata yang mengejutkan hati ini.Terasa besarnya dosa diri ini kepada-Nya.Kata-kata yang diungkapkan oleh ustadz saya kepada saya yang seolah-olah tahu isi hati saya ketika itu.

Dari kata-kata ustadz itu,saya mulai sadar ketika  saya menghadapi ujian hidup dari-Nya,saya mengalirkan air mata bukanlah karena Allah,tapi mengalirkan airmata karena masalah yang dihadapi.

Setiap manusia itu mempunyai ujian-Nya yang tersendiri.Setiap ujian yang diberikan itu adalah sebagai penguji tahap keimanan kita kepada-Nya atau sebagai tanda peringatan Allah untuk kita atas kelalaian kita selama ini.

Jangan Bersedih…

“….Jangan engkau bersedih,sesungguhnya Allah bersama kita..”

(Surah At-Taubah:40)

Sebagian manusia bila diberikan ujian oleh-Nya,maka mereka ini amat mudah untuk rebah atau mudah sekali berputus asa.Padahal mereka lupa bahwa itu adalah tanda Allah masih mengasihi kita.

Ujian yang diberikan Allah adalah sebagai peringatan buat diri kita.Menguji keimanan kita kepada Allah dan sebagai peringatan kepada kita disebabkan kealpaan dan dosa yang telah kita lakukan.Maka beruntunglah orang-orang yang diberikan ujian oleh Allah kerana itu tanda Allah tidak mau kita terus lalai dan alpa kepada-Nya.Ujian-Nya itu sebagai peringatan supaya kita kembali kepada ajaran-Nya yang sebenar dan kita akan beroleh kebaikan dari-Nya.

Janganlah kita rasa sedih saat ujian Allah datang kepada kita.Tapi terimalah ujian Allah itu dengan perasaan syukur kepada-Nya karena Allah masih memberikan kepada kita peringatan supaya kita tidak keluar jauh dari landasan-Nya.

Bersabarlah dengan ujian-Nya

Mungkin perkataan sabar selalu kita dengar apabila kita menerima apa-apa ujian dari Allah.

“bersabarlah ya”..kata-kata yang mungkin berkali-kali diucapkan kepada kita saat kita ditimpa musibah atau apa-apa saja kejadian buruk yang menimpa.

Dalam Al-Quran, Allah menigatkan kita bahwa setiap ujian-Nya adalah untuk menguji adakah kita bersabarmenghadapainya.        Firman Allah SWT:

“Dan sungguh,Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang 

yang benar-benar berjihad dan bersabar diantara kamu dan akan kami uji perihal kamu”

(Surah Muhammad:31)

Sabar itu begitu mudah untuk dilafazkan,tapi tidak mudah untuk kita bersabar.Satu ketika dulu,seorang sahabat saya berkata kepada saya “awal sabar itu adalah pahit,namun pengakhirnya adalah manis”.Itulah kata-kata yang masih saya ingat sehingga hari ini.Terima kasih atas kata-kata itu.:)

Ingatlah tentang sebuah kisah yang diceritakan dalam Hadis Riawayat Muslim.

“Pada hari kiamat didatangkan orang yang paling nikmat hidupnya sewaktu di dunia dari penghuni neraka. Lalu ia dicelupkan ke dalam neraka sejenak. Kemudian ia ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kebaikan, pernahkah kamu merasakan suatu kenikmatan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb.” Dan didatangkan orang yang paling menderita sewaktu hidup di dunia dari penghuni syurga. Lalu ia dicelupkan ke dalam syurga sejenak. Kemudian ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kesulitan, pernahkah kamu merasakan suatu kesengsaraan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb. Aku tidak pernah merasakan kesulitan apapun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan apapun.” (HR Muslim 5018)

Jadi….Pikir-pikirkanlah maksud dan arti sebenarnya dari hadis ini

Penutup.Kembalilah kepada-Nya

Jadi,marilah kita muhasabah kembali diri kita.Adakah ketika ujian-Nya datang,kita mengeluh kepayahan dan menangis kerana terasa beratnya ujian-Nya atau kita bersyukur atas ujian-Nya dan menangis kerana Allah atas kealpaan kita selama ini.

Kembalilah kepada Al-Quran dan As-Sunnah.Ingatlah bahawa dunia ini hanyalah sementara sahaja.Semua yang kita miliki akan lenyap satu hari nanti melainkan amal soleh.                                                                                                                                                                      Firman Allah SWT:

“Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau.Jika kamu beriman serta bertaqwa,Allah akan memberikan pahala kepada-Mu,dan Dia tidak meminta hartamu.”

(Surah Muhammad:36)

sumber : Nur-ud-dhin

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s