BERSABAR ADALAH PINTU PERTOLONGAN ALLAH

Karena pada dasarnya batas kesabaran itu tidak ada. Batas kesabaran sama dengan batas manusia hidup. Dan selama itu tak ada pernyataan bahwa kesabaran kita sudah habis. Sabar artinya tahan menderita menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan diri dan sanggup menahan diri ketika memperoleh hal-hal yang menyenangkan sehingga tidak terjerumus pada perbuatan maksiat.

Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Ketahuilah bahwa posisi sabar bagi iman adalah seperti posisi kepala bagi tubuh. Jika kepala terputus, maka matilah badan.” Kemudian ia meninggikan suaranya, “Ketahuilah bahwa tidak beriman orang yang tidak bersabar.” Umar bin Abdul Aziz mengatakan, “Allah tidak memberi suatu kenikmatan pada hamba-Nya, kemudian Dia mencabutnya dari orang itu dan menggantinya dengan sabar, maka penggantinya itu lebih baik daripada apa yang dicabut darinya.” Itulah pertolongan Allah.
Bersabar dalam penderitaan dan kesenangan menjadikan seseorang selalu dekat kepada Allah dan menjaga diri dari segala hal yang dapat menimbulkan kemurkaan Allah. Orang semacam ini berhak mendapat kasih sayang Allah, sehingga menjadi hamba yang dekat dengan Allah. Pertolongan Allah pun akan sangat mungkin turun pada hamba-hamba-Nya yang bersabar. Justru dengan bersabarlah para salafushalih merasakan kenikmatan dalam hidup. Seperti dikatakan Umar bin Khattab, “Kami mendapatkan kebaikan hidup kami dengan bersabar

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s