Dimana Allah dihati kita

Jawabannya bergantung kepada diri kita sendiri.Tanya dan jawab dalam hati kita. mari kita pikirkan dan renungkan kalimat tersebut.

Hari ini kita dapat melihat manusia-manusia sedang gila mengejar cinta dunia ini.Banyaknya manusia hari ini mencintai kekayaan daripada mencintai Allah.Banyaknya manusia hari ini mencintai kemewahan dunia daripada mencari cinta untuk mendapatkan kehidupan mewah dan penuh kenikmatan di syurga Allah.
Jadi, saat dunia sudah terpaut di dalam hati kita, maka Allah semakin lama semakin jauh kita pinggirkan.Mungkin orang seperti ini nampak bahagiaan,hidup senang,tapi hakikatnya hatinya tidak pernah merasa tenang dan azab Allah menanti untuk orang sepertinya itu.

Dalam waktu yang sama,mungkin juga terdapat manusia yang hidup dalam serba kekurangan,kehidupan yang miskin,memakan makanan yang tidak layak dan sehat, namun jika hati dan jiwa mereka diserahkan kepada Allah. Niscaya lahiriah mereka nampak susah namun batin mereka merasai kenikmatan dan kebahagiaan yang sebenarnya yang mana tidak boleh dirasakan dengan hanya mengatakan Aku mencintai-Mu Ya Allah.

Semua orang mau mendapatkan cinta Allah, namun bagaimana hendak mencintai dan dicintai Allah jika kita tidak mendekat kepadanya tetapi terus menjauh dari-Nya…
Astaghfirullahaladzhim..Ampuni Kami Ya Allah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s