BEGITU INDAHNYA ALLAH MENGAMBARKAN SURGA BAGI HAMBANYA

Dari Abi Hurairah r.a : Rasulullah s.a.w bersabda: “Berfirman Allah a.w.j : Aku sediakan kepada hamba-hambaku yang soleh; apa yang tidak pernah dilihat oleh mata,tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam fikiran serta hati manusia” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Wahai manusia, tidakkan kalian menginginkan keindahan surga yang disediakan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang Islam dan shalih? Yang belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati? Dapatkan kita bayangkan, tempat tinggal penghuni surga yang dibangun Allah dengan tangan-Nya sendiri berbentuk istana, yang bahan bangunannya adalah batu bata emas dan perak sebening kaca, buah-buahannya lebih lembut dari keju, lebih manis dari madu, sungai-sungai mengalirkan susu, madu, arak yang tak memabukkan, air jernih yang tidak berubah rasanya, keelokkan wajah penghuninya bagai bulan di malam purnama, kecantikan bidadarinya tak terbayangkan jelitanya, mulusnya, putihnya, kemontokkan payudaranya, dipingit di dalam kemah, belum pernah tersentuh oleh jin dan manusia, yang selalu tersenyum dan mengucapkan kalimat yang menyenangkan suami mereka, kendaraannya adalah unta dan kuda bersayap yang terbuat dari mutiara, begitu pula tanah dan debunya, makanan dan minumannya adalah hidangan istimewa yang tak terbayangkan kelezatannya, kasur dan permadaninya adalah kasur tebal dan sutra halus, gelas dan piringnya terbuat dari emas dan perak … ah sungguh sebuah janji yang tak pernah diingkari oleh Yang Maha Rahman. Apalagi jika Allah menyingkap tirai-Nya, dan terlihatlah wajah-Nya yang mulia, sebagai nikmat teragung bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

NAMA-NAMA SURGA

Surga memiliki nama-nama yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Di antaranya: Jannatul Firdaus yang merupakan tertinggi derajatnya, ia terletak di bawah Arsy Ar-Rahman. Kemudia Jannatun Na’im (yang penuh kenikmatan), Jannatu Adn, Darus Salam (negeri yang penuh keselamatan), Jannatu Ma’wa dan Darul Khuldi.

SUNGAI-SUNGAI DI SURGA

Sungai di surga adalah sesuatu yang pasti, ia terus mengalir dan tidak pernah berhenti, terletak di bawah ghuraf (mahligai), istana-istana dan taman-taman penghuni surga. Sungai-sungai tersebut berupa sungai madu, sungai khamer (arak) yang tidak memabukkan, sungai susu dan sungai air jernih yang tidak pernah berubah rasanya. Sungai-sungai surga memancar dari bagian atas surga, kemudian mengalir turun ke bawah menuju ke semua tingkatan-tingkatan surga sebagai tersebut dalam hadits shahih:

“… Sesungguhnya Firdaus itulah tempat terbaik dan tertinggi derajatnya. Di atas Firdaus terdapat Arsy Allah, dan dari situ mengalir sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari).

Mata air surga ada yang bernama salsabila, yang akan diberikan kepada orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah (muqarrabin), sedang para abrar (orang yang berbuat baik), maka Allah memberi mereka air yang diberi campuran kafur (air dingin) yang aromanya wangi) dan zanzabil/jahe (air hangat yang juga beraroma segar). (QS. Al-Insan: 5 dan 17).

MAHLIGAI DAN ISTANA SURGA

Mahligai dan istana surga terbuat dari emas dan mutiara terbaik yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya orang beriman disediakan di surga, istana dari satu mutiara yang berongga. Panjangnya adalah 60 mil. Di dalamnya terdapat pelayan-pelayan.”

YANG PERTAMA KALI MASUK SURGA

Yang pertama kali masuk surga adalah Rasulullah saw. dan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Kelompok pertama yang akan masuk surga tanpa hisab berjumlah 70.000 orang. Mereka saling bergandengan tangan hingga masuk surga semuanya. Wajah mereka seperti rembulan saat purnama. (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan bahwa mereka adalah orang yang tidak meruqyah dan tidak minta diruqyah, tidak melakukan tathayyur dan hanya bertawakkal kepada Rabb mereka.

Rasulullah saw. bersabda: “… adapun tiga orang yang pertama kali masuk surga adalah syahid, seorang hamba yang tidak disibukkan oleh dunia dan taat kepada Rabbnya dan orang fakir yang memiliki tanggungan namun ia menjaga diri dari meminta-minta.” (HR. Ahmad).

Orang-orang miskin akan masuk surga terlebih dahulu dari orang-orang kaya karena mereka tidak memiliki sesuatu untuk dihisab. Selisih waktu antara keduanya adalah 40 tahun. (HR. Muslim).

Ibnul Qayyim menyimpulkan bahwa tidak semua penduduk surga yang pertama kali masuk surga akan lebih tinggi kedudukkannya dari yang terakhir, boleh jadi yang terakhir kali mendapatkan derajat yang lebih agung, semisal orang kaya yang pandai bersyukur dan bertaqarrub kepada-Nya dengan berbagai kebajikan dan shadaqah. Ia lebih tinggi dari orang fakir, karena sang fakir tidak mampu berbuat sebagaimana yang diperbuat olehnya. (Hadiul Arwah, Ibnul Qayyim).

ANGIN DAN BAU SURGA

Bau aroma surga bisa dicium dari jarak 100 tahun.

Ibnu Qayyim berkata: “Aroma surga itu ada dua macam: Pertama, aroma yang bisa ditemui di surga yang dicium oleh para arwah dan tidak bisa dicium orang-orang lainnya. Kedua, aroma yang bisa diketahui dengan panca indera seperti halnya aroma bunga dan lain sebagainya. Aroma jenis kedua bisa dijangkau seluruh penghuni surga di akhirat kelak, baik dari tempat yang jauh atau tempat yang dekat. Adapun aroma surga di dunia, maka ia hanya bisa dicium oleh orang-orang yang dikehendaki Allah, seperti para nabi dan rasul. Aroma yang dicium Anas bin Nadhir saat berjihad sebelum ia syahid bisa dikategorikan pada aroma jenis ini. Wallahu a’lam.

HUBUNGAN INTIM DI SURGA

Dalam menafsirkan firman Allah yang berbunyi: “Sesungguhnya penghuni surga itu bersenang-senang dalam kesibukan.” (QS. Yaa Siin: 55).

Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Al-Auzai’i dan Muqatil berkata: Kesibukan mereka adalah memecah keperawanan istri-istrinya.”

Rasulullah saw. bersabda tentang hubungan jimak para penghuni surga: “Di surga, seorang mukmin diberi kekuatan sekian banyak menggauli wanita.” (HR. Tirmidzi, shahih).

Abu Umamah berkata: “Rasulullah saw. pernah ditanya: “Apakah penghuni surga melakukan hubungan suami istri?” Beliau saw. menjawab: “Penis yang tidak pernah lemas, syahwat yang tidak pernah padam dan jimak demi jimak.”

Sa’id bin Jubair pernah berkata: “Sesungguhnya nafsu syahwat (penduduk surga) mengalir dalam tubuhnya selama 70 tahun. Selama waktu itu ia merasakan kenikmatan yang tiada taranya dan tidak terkena kewajiban mandi jinabat. Mereka tidak merasakan loyo atau kekuatannya menurun. Justru hubungan seksual mereka mencapai kenikmatan dan kepuasan.” Wallahu a’lam bish shawab.

BANGUNAN SURGA

Bangunannya terbuat dari batu bata emas dan perak, adukkannya beraroma kesturi yang sangat harum, kerikilnya terbuat dari mutiara lu’lu dan yaquth dan tanahnya terbuat dari za’faran, seperti tepung putih yang beraroma kesturi. Di antara bentuk bangunannya adalah kubah-kubah indah yang terbuat dari mutiara. Rasulullah menjanjikan barangsiapa yang shalat sunnah 12 rakaat sehari semalam, maka Allah akan membangunkan sebuah rumah untuknya di surga .

DERAJAT DI SURGA

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat 100 tingkatan yang disediakan Allah bagi yang berjihad di jalan-Nya. Jarak antara satu tingkat dengan tingkatan yang lain seperti jarak antara langit dan bumi. Maka jika kalian minta kepada Allah, mintalah surga Firdaus …” (HR. Bukhari).

Tempat tertinggi di surga adalah al-wasilah yang terletak di surga tertinggi. Ia hanya dihuni oleh seseorang, yaitu Rasulullah saw.

BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN DI SURGA

Buah-buahan di surga banyak yang serupa dengan buah-buahan di dunia, dilihat dari bentuk dan namanya, bedanya bahwa di surga buah tersebut tidak layu, busuk, tua atau mengecil dan berkurang sebagaimana buah yang di dunia. Di antara nama buah yang disebut dalam Al-Qur’an adalah delima dan anggur (QS. Ar-Rahman: 68).

Ibnu Abbas berkata: “Apabila penghuni surga tertarik untuk memetik buah-buah surga, maka buah-buahan tersebut mendekat kepadanya hingga ia dapat mengambil mana yang ia sukai.”

Ia juga berkata: “Buah-buahan di surga seperti anggur, ia lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, lebih lembut dari tepung dan di dalamnya tidak ada biji. Adapun tanaman di surga, setelah benihnya disebar, maka tumbuh dalam sekejap dan siap panen saat itu juga.” (HR. Bukhari).

KEADAAN PARA PENGHUNI SURGA

Para penghuni surga, mulus, tampan dan bercelak, mereka akan senantiasa muda dan pakaiannya tidak pernah lusuh. Golongan pertama yang masuk surga kelihatan seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah kencing dan berak. Mereka tidak beringus dan meludah. Sisir mereka terbuat dari emas dan bejananya terbuat dari misk. Dan perasapannya terbuat dari kemenyan.

Para penghuni surga kebanyakan adalah orang miskin dan lemah. Rasulullah saw. adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga. (HR. Muslim).

Di antara ciri penghuni surga adalah sebagaimana sabda Nabi saw.: “Maukah aku tunjukkan tentang penghuni surga? Ia adalah orang yang lemah dan merendahkan diri (tawadhu). Jika ia bersumpah atas nama Allah, pasti Allah memperkenankan sumpahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Yang terbanyak dari penghuni surga adalah umat Nabi Muhammad saw, Rasulullah menyebutkan bahwa penghuni surga berjumlah 120 shaf (barisan) dan ummat Muhammad berjumlah 80 shaf dari 120 shaf tadi (2/3 penduduk surga).

BIDADARI SURGA, PESONA DAN KECANTIKANNYA

Bidadari surga adalah makhluk berkelamin wanita yang diciptakan Allah untuk penghuni surga. Al-Qur’an dan Sunnah menggambarkan tentang keindahan dan kesempurnaan penciptaan mereka. Digambarkan bahwa mereka adalah bidadari yang cantik jelita, putih bersih, dipingit di dalam kemah, senantiasa menundukkan pandangan. Allah menyebut mereka dengan khairatun hisan (Bidadari yang baik dan cantik), mereka perawan, penuh cinta dan sebaya, payudaranya montok dan kulitnya mulus. Dalam hadits Bukhari disebutkan, kalau sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga lebih baik dari pada dunia dan isinya.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa bidadari tersebut diciptakan Allah dari za’faran surga. Maka Ibnu Qayyim berkomentar: “Jika penciptaan manusia yang tergolong makhluk yang paling sempurna diciptakan dari bahan baku berupa tanah, kemudian berubah menjadi sosok yang paling bagus. Maka bagaimana sosok yang diciptakan dari za’faran yang ada di surga?”

YANG TERAKHIR KALI MASUK SURGA

Hamba yang terakhir kali masuk surga adalah orang yang melintasi titian, terkadang jalan dan terkadang merangkak dan terkadang dilalap api hingga hangus. Allah memerintahkannya untuk masuk surga, namun ia melihat seakan surga telah penuh sesak. Allah berkata kepadanya bahwa ia akan diberi kenikmatan sepuluh kali dunia dan isinya, hingga ia merasa dipermainkan Allah. Namun Allah berfirman: “Itulah derajat penghuni surga yang paling rendah kelasnya.” (sebagaimana yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim).

PINTU-PINTUNYA

Di dalam surga terdapat delapan pintu, di antaranya adalah pintu Ar-Rayyan yang diperuntukkan bagi orang yang shaum. Seorang wanita yang rajin shalat lima waktu dan shaum, lalu meninggal sedangkan suaminya ridha, maka ia akan dipersilahkan untuk masuk surga dari pintu manapun yang ia sukai. Pintu surga senantiasa terbuka, orang yang shalat akan masuk pintu shalat, yang berjihad akan dipanggil dari pintu jihad dan yang bershadaqah akan masuk dari pintu shadaqah (HR. Bukhari Muslim). Luas dan lebar pintu surga seperti jarak pengendara tercepat selama tiga hari. Jarak antara satu pintu dengan pintu lainnya seperti antara Makkah dengan Bushra. (Muttafaq alaihi)

POHON, TAMAN DAN NAUNGAN DI SURGA

Di dalamnya terdapat pohon yang apabila seorang pengembara itu berjalan di bawah naungannya selama 100 tahun ia belum keluar dari naungannya, pohon-pohonnya kekal dan buahnya dekat lagi rendah menjuntai, sehingga mudah diambil. Seluruh pohon di surga batangnya terbuat dari emas (Shahihul Jami’ 5523). Ibnu Abbas berkata, “Di antara penghuni surga ada yang rindu kangen dengan hiburan di dunia. Lalu Allah mengutus angin dan menggerak-gerakkan pohon tersebut, kemudian pohon tersebut memberikan semua hiburan yang pernah ada di dunia”.

MAKANAN DAN MINUMAN DI SURGA

Penduduk surga akan dihidangkan makanan dan minuman lezat yang sangat mengundang selera, apapun yang mereka inginkan pasti mereka dapatkan. Rasulullah saw. bersabda, “Penghuni surga akan makan dan minum enak-enak. Mereka tidak mengeluarkan ingus dari hidungnya, tidak buang air besar dan tidak buang air kecil. Makanan mereka berubah menjadi serdawa yang beraroma kesturi.” (HR. Muslim). Hidangan bagi mereka yang pertama kali adalah daging hati ikan paus, kemudian disembelihkan baginya sapi yang makanan sehari-harinya adalah rumput surga. (HR Muslim). Adapun tempat makan dan minummereka berupa gelas dan piring yang terbuat dari emas dan perak. Allah berfirman, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala bening laksana kaca. Yaitu kaca-kaca yang terbuat dari erak yang telah diukir mereka dengan sebaik-baiknya”. (QS. Al-Insan: 15-16)

SERUAN DI SURGA

Di surga akan ada seorang penyeru yang berkata, “Sesungguhnya sekarang tibalah saatnya kalian sehat wal afiat dan tidak menderita sakit selama-lamanya. Sekarang tibalah saatnya bagi kalian bersenang-senang dan tidak sengsara selama-lamanya”. (HR Muslim).
Dalam hadits lain disebutkan: “Penghuni surga akan masuk surga dan penghuni neraka akan masuk neraka, kemudian penyeru berdiri di antara mereka dan berkata, wahai penghuni surga, sekarang tidak ada lagi kematian. Wahai penghuni neraka, sekarang tidak ada lagi kematian. Semuanya kekal abadi di tempat masing-masing”. (HR Al-Bukhari Muslim)

PEMANDANGAN LAIN DI SURGA

A. Para penghuni surga akan dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Lihat firman Allah pada surat Al-Kahfi 30-31. Kasur surga adalah kasur tebal lagi empuk. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Lihat QS Ar-Rahman 54 dan 76, al-Ghasyiyah: 13-16.

B. Kemah, ranjang dan sofa di surga. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya bagi setiap orang mukmin di surga disiapkan kemah dari suatu mutiara lu’lu yang berongga. Tingginya enam puluh mil. Di dalamnya terdapat keluarganya dan orang beriman berjalan mengelilingi mereka. Sebagian mereka tidak bisa melihat sebagian yang lain.” (HR Bukhari Muslim). Allah ta’ala berfirman, mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (QS. Ath-Thur:20)

C. Pelayan di surga
Yang senantiasa sibuk melayani para penghuni surga adalah wildanun Mukhalladun. Mereka adalah anak orang-orang muslim yang meninggal sewaktu kecil. Allah ta’ala berfirman, “Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir”. (QS. Al-Waqi’ah: 17-18)

D. kendaraan mereka adalah kuda dan unta bersayap yang terbuat dari
Mutiara yaquth.

PASAR DI SURGA

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat pasar yang didatangi penghuni surga setiap hari jum’at. Angin utara berhembus dan menerpa wajah dan pakaian mereka hingga membuat mereka semakin tampan dan menarik. Dalam keadaan seperti itu, mereka pulang menemui istrinya masing-masing. Istri-istri mereka berkata, “Demi Allah, Anda kok semakin tampan dan ganteng saja. Mereka menjawab, “Kalian juga semakin cantik dan ayu”. (HR. Muslim)

Surga adalah tempat kembali bagi mereka yang memperhatikan ayat-ayat Al-Qur’an, menta’ati perintah-perintah Allah dan hidup demi mencari ridha Allah. Di dalamnya, mereka hidup kekal dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Di dalam surga, manusia bisa menikmati dengan segera segala keindahan yang disukainya, dan kapanpun bebas melakukan apa yang diinginkannya. Di surga, terdapat segala sesuatu yang dikehendaki manusia, bahkan lebih dari itu. Pahala berlimpah yang diterima orang-orang yang beriman disebutkan dalam ayat-ayat berikut:
“Hamba-hambaku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini; tidak pula kamu bersedih hati.
Yaitu orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka yang dahulunya berserah diri.
Masuklah kamu dan istri-istri kamu ke dalam surga, dan bergembiralah.
Diedarkan kepada mereka piring-piring dan piala dari emas, dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diinginkan hati dan sedap dipandang mata. Dan kamu kekal di dalamnya.

Itulah surga yang akan diwariskan kepadamu untuk amal-amal yang dahulu engkau kerjakan”. (Surat Az-Zukhruf: 68-72)

Siapa Saja Yang Masuk Ke dalam Surga?

“…Allah menanamkan kedalam hati mereka keimanan dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari padaNya. Dan Allah masukkan mereka kedalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa puas terhadapNya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung”. (Surat Al-Mujadilah: 22)

Sifat-sifat lain dari orang beriman, yang karenanya Allah menjanjikan surga kepada mereka, dinyatakan dalam Al-Qur’an sebagai berikut:

  • mereka yang beriman dan melakukan amal saleh (Surat Al-Baqarah: 25),
  • mereka yang selalu takut (taqwa) kepada Allah (Surat Ali ‘Imran: 15),
  • mereka yang menahan amarahnya (Surat Ali ‘Imran: 134),
  • mereka yang tidak meneruskan perbuatan kejinya (Surat Ali ‘Imran: 135),
  • mereka yang menta’ati Allah dan RasulNya (Surat an-Nisa: 13),
  • mereka yang tetap mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada Rasul-rasul Allah dan membantunya (Surat Al-Ma‘idah: 12),
  • mereka yang sungguh-sungguh dalam berbuat kebenaran (Surat Al-Ma‘idah: 119),
  • mereka yang beramal baik (Surat Yunus: 26),
  • mereka yang merendahkan dirinya di hadapan Tuhannya (Surat Hud: 23),
  • mereka yang bertaubat (Surat Maryam: 60),
  • mereka yang memelihara amanat dan janjinya (Surat Al-Muminun: 8),
  • mereka yang tetap melaksanakan shalat (Surat Al-Muminun: 9),
  • mereka yang berlomba-lomba dalam kebaikan (Surah Fatir: 32),
  • mereka yang kembali kepada Allah dengan taubat yang tulus (Surat Qaf: 32),
  • mereka yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah meskipun Dia tidak kelihatan, dan datang dengan hati yang taubat. (Surah Qaf: 33).

Gambar dalam catatan ini hanyalah ilustrasi belaka.

KAYA BUKAN TANDA MULIA DAN MISKINPUN BUKAN BERARTI HINA

———————————————————————

Ketahuilah bahwa kaya dan miskin bukanlah tanda orang itu mulia dan hina. Karena orang kafir saja Allah beri rizki, begitu pula dengan orang yang bermaksiat pun Allah beri rizki. Jadi rizki tidak dibatasi pada orang beriman saja. Itulah lathif-nya Allah (Maha Lembutnya Allah). Sebagaimana dalam ayat disebutkan,

اللهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ القَوِيُّ العَزِيزُ

“Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah yang Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Asy Syura: 19)

Sifat orang-orang yang tidak beriman adalah menjadikan tolak ukur kaya dan miskin sebagai ukuran mulia ataukah tidak. Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالُوا نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ (35) قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ (36) وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَى إِلَّا مَنْ آَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آَمِنُونَ (37)

“Dan mereka berkata: “Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak- anak (daripada kamu) dan Kami sekali-kali tidak akan diazab. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang Tinggi (dalam syurga).” (QS. Saba’: 35-37)

Orang-orang kafir berpikiran bahwa banyaknya harta dan anak adalah tanda cinta Allah pada mereka. Perlu diketahui bahwa jika mereka, yakni orang-orang kafir diberi rizi di dunia, di akherat mereka akan sengsara dan diadzab. Allah subhanahu wa ta’ala telah menyanggah pemikiran rusak orang kafir tadi dalam firman-Nya,

نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

“Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.” (QS. Al Mu’minun: 56)

Bukanlah banyaknya harta dan anak yang mendekatkan diri pada Allah, namun iman dan amalan sholeh. Sebagaiman dalam surat Saba’ di atas disebutkan,

وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَى إِلَّا مَنْ آَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh.” Penjelasan dalam ayat ini senada dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian” (HR. Muslim no. 2564, dari Abu Hurairah)

Kaya bisa saja sebagai istidroj dari Allah, yaitu hamba yang suka bermaksiat dibuat terus terlena dengan maksiatnya lantas ia dilapangkan rizki. Miskin pun bisa jadi sebagai adzab atau siksaan. Semoga kita bisa merenungkan hal ini.

Ibnu Katsir rahimahullah ketika menerangkan firman Allah,

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ (15) وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ (16)

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, Maka Dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: “Tuhanku menghinakanku“. (QS. Al Fajr: 15-16); beliau rahimahullah berkata, “Dalam ayat tersebut, Allah Ta’ala mengingkari orang yang keliru dalam memahami maksud Allah meluaskan rizki. Allah sebenarnya menjadikan hal itu sebagai ujian. Namun dia menyangka dengan luasnya rizki tersebut, itu berarti Allah memuliakannya. Sungguh tidak demikian, sebenarnya itu hanyalah ujian. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ بَل لا يَشْعُرُونَ

“Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.” (QS. Al Mu’minun: 55-56)

Sebaliknya, jika Allah menyempitkan rizki, ia merasa bahwa Allah menghinangkannya. Sebenarnya tidaklah sebagaimana yang ia sangka. Tidaklah seperti itu sama sekali. Allah memberi rizki itu bisa jadi pada orang yang Dia cintai atau pada yang tidak Dia cintai. Begitu pula Allah menyempitkan rizki pada pada orang yang Dia cintai atau pun tidak. Sebenarnya yang jadi patokan ketika seseorang dilapangkan dan disempitkan rizki adalah dilihat dari ketaatannya pada Allah dalam dua keadaan tersebut. Jika ia adalah seorang yang berkecukupan, lantas ia bersyukur pada Allah dengan nikmat tersebut, maka inilah yang benar. Begitu pula ketika ia serba kekurangan, ia pun bersabar.

Renungan Hari Ini

Sungguh Kasih Sayang-Mu tiada batas kepada hamba-Mu Ya Allah, Engkau tidak pernah meninggalkan hamba-Mu walau hanya sedetik. Betapa Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Ya Rahman Ya Rahim, Tidak ada yang bisa menandingi kasih sayang-Mu. Dengan rahmat-Mu, kami mengharapkan keridhaan dan Pertolongan-Mu. Dengan kasih-Mu, kami mengharapkan ampunan dan Perlindungan-Mu. Dan dengan rasa sayang-Mu, kita memohon belas kasihan dan Cinta-Mu…..
Ampunkan kami yang sering kufur Atas Segala Nikmat-Mu Wahai Tuhanku….Terkadang kami tidak berkasih sayang kepada sesama sebagaimana luasnya Kasih Sayang-Mu……

MENCARI SECERCAH CAHAYA HATI

Pernahkah kita merasakan kegelisahan hati dan Pikiran? Seperti, kita tidak tahu apa yang harus dilakukan, sedangkan pekerjaan sebenarnya berbukit di hadapan kita? Pernahkah kita merasakan beban hidup yang terasa berat dan berkumpul di kepala kita, hingga kita merasakan tidak tahu bagaimana untuk menguranginya? Pernahkah kita merasakan tekanan dan himpitan ekonomi yang menghalang setiap langkah kehidupan kita, tubuh terasa lemah dan longlai, tidak tahu harus melangkah ke mana? Pernahkah kita merasakan kegelisahan hati yang mendalam, tubuh bergetar dan semuanya menjadi serba tidak kena dan serba salah? Kalau hal-hal seperti itu menimpa diri kita, ia bermakna kita berada dalam kegelapan cahaya hati. Sekarang bayangkan orang yang hidup dalam kegelapan tanpa disinari cahaya, tentu sahaja semuanya serba gelap, Kita hanya berputar-putar dan menyibukan diri sendiri, tetapi sebenarnya tidak melangkah ke manapun. Kita merasakan setiap langkah yang di atur sentiasa tersandung dan serba tidak beraturan. Inilah perumpaan bagi manusia yang sedang dalam kegelapan hidup. Hal yang sama juga berlaku jika kita tidak menemukan cahaya hati dalam diri sendiri. Mereka yang hidup dalam kegelapan cahaya hati bagaikan berada dalam gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya masih dipenuhi ombak-ombak lautan, di atasnya lagi awan gelap gulita yang bertindih-tindihan. Bagaimana caranya menemukan cahaya hati ?. Cahaya hati sesungguhnya bersumber dari cahaya Illahi yang akan menerangi hati kita.

Menemukan cahaya hati berarti kembali kepada jati diri atau fitrah kita sebagai manusia yang jernih dan bersih. Kembali kepada hati yang tanpa tertutup pelbagai belenggu yang menutup cahaya hati. Sesungguhnya dalam hati ini sudah ditiupkan sifat-sifat mulia anugerah Allah pada saat proses penciptaannya. Cobalah bercermin dan lihatlah kita ke dalam cermin, berapa banyak pakaian kesombongan, pakaian riya’, pakaian dengki, pakaian takabur yang kita kenakan?

Berapa banyak pengalaman masa lalu yang negatif, pakaian ego pribadi, pakaian pengaruh sudut pandang yang salah yang menyesatkan dalam diri? Mari kita tanggalkan pakaian-pakain itu yang menyelimuti hati kita dari cahaya hati yang jernih dan tajam.

Tanggalkan pakaian kesombongan hati dengan sikap rendah hati. Tidak ada yang layak pun untuk disombongkan manusia dalam hidup ini. Tanggalkan pakaian dengki dan gantikan dengan cinta dan kasih sayang. Tanggalkan pakaian takabur dan gantikan dengan kesedaran diri sebagai hamba dan abdi Allah semata-mata.

Buanglah pakaian prasangka negatif dengan mengembangkan sikap positif dalam setiap langkah kaki ke hadapan. Kendalikan ego diri dengan menumbuhkan sikap empati kepada orang lain. Buanglah pengaruh sudut pandang negative, mahupun pengalaman hidup lampau yang negatif.

Hindarlah prinsip hidup yang salah dengan kembali dalam kejernihan jati diri yang bersumber dari hati. Kejayaan dan kemuliaan dalam hidup tidak akan dapat diraih hanya dari upaya fisikal dan kecerdasan akal pikiran. Lebih dari itu, kita memerlukan kecerdasan hati dan kemampuan menemukan cahaya hati yang bersumber dari cahaya Illahi.

Berbahagialah mereka yang dapat menghidupkan cahaya hatinya, karena mereka yang dapat mengenali cahaya hatinya akan dapat menggapai kehidupan yang penuh keagungan yang memandang kehidupan jauh ke depan dengan hati jernih. Hidupnya akan dipenuhi cahaya terang dengan pelbagai kemudahan serta kelapangan.

Semoga kita saling mendapat manfaat.

ALKITAB YANG BERISI PREDIKSI JESUS CRISTUS TENTANG NABI YANG AKAN DATANG, MUHAMMAD DITEMUKAN DI TURKI ————————————

secret Bible in which Jesus is believed to predict the coming of the Prophet Muhammad to Earth has sparked serious interest from the Vatican.

————————————————-

And (remember) when ‘Isa ibn Maryam said: “O Children of Israel, I am a messenger of Allah unto you, confirming the book before me,That is the Torah, and giving khabar happy with (the coming) of an Apostle who will come after me, whose name is Ahmad(Muhammad) . ”

Qur’an : Surah As Shaf : 6

Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).”

secret Bible in which Jesus is believed to predict the coming of the Prophet Muhammad to Earth has sparked serious interest from the Vatican.

Pope Benedict XVI is claimed to want to see the 1,500-year-old book, which many say is the Gospel of Barnabas, that has been hidden by the Turkish state for the last 12 years.

The £14million handwritten gold lettered tome, penned in Jesus’ native Aramaic language, is said to contain his early teachings and a prediction of the Prophet’s coming.

The leather-bound text, written on animal hide, was discovered by Turkish police during an anti-smuggling operation in 2000.

It was closely guarded until 2010, when it was finally handed over to the Ankara Ethnography Museum, and will soon be put back on public display following a minor restoration.

A photocopy of a single page from the handwritten ancient manuscript is thought to be worth £1.5million.

Turkish culture and tourism minister Ertugrul Gunay said the book could be an authentic version of the Gospel, which was suppressed by the Christian Church for its strong parallels with the Islamic view of Jesus.

He also said the Vatican had made an official request to see the scripture – a controversial text which Muslims claim is an addition to the original gospels of Mark, Matthew, Luke and John.

In line with Islamic belief, the Gospel treats Jesus as a human being and not a God.

A secret Bible in which Jesus is believed to predict the coming of the Prophet Muhammad to Earth has sparked serious interest from the Vatican.

Pope Benedict XVI is claimed to want to see the 1,500-year-old book, which many say is the Gospel of Barnabas, that has been hidden by the Turkish state for the last 12 years.

The £14million handwritten gold lettered tome, penned in Jesus’ native Aramaic language, is said to contain his early teachings and a prediction of the Prophet’s coming.

Secret Bible: The 1,500-year-old tome was is said to contain Jesus' early teachings and a prediction of the Prophet's comingSecret Bible: The 1,500-year-old tome was is said to contain Jesus’ early teachings and his prediction of the Prophet’s coming
Ancient: The leather-bound text, written on animal hide, was discovered by Turkish police during an anti-smuggling operation in 2000Ancient: The leather-bound text, written on animal hide, was discovered by Turkish police during an anti-smuggling operation in 2000

The leather-bound text, written on animal hide, was discovered by Turkish police during an anti-smuggling operation in 2000.

It was closely guarded until 2010, when it was finally handed over to the Ankara Ethnography Museum, and will soon be put back on public display following a minor restoration.

A photocopy of a single page from the handwritten ancient manuscript is thought to be worth £1.5million.

Turkish culture and tourism minister Ertugrul Gunay said the book could be an authentic version of the Gospel, which was suppressed by the Christian Church for its strong parallels with the Islamic view of Jesus.

He also said the Vatican had made an official request to see the scripture – a controversial text which Muslims claim is an addition to the original gospels of Mark, Matthew, Luke and John.

In line with Islamic belief, the Gospel treats Jesus as a human being and not a God.

Serious interest: The Vatican, under Pope Benedict XVI, is said to want to see the recently re-discovered BibleSerious interest: The Vatican, under Pope Benedict XVI, is said to want to see the recently re-discovered Bible
Historic: The £14million handwritten gold lettered tome is penned in Jesus' native Aramaic languageHistoric: The £14million handwritten gold lettered tome is penned in Jesus’ native Aramaic language

It rejects the ideas of the Holy Trinity and the Crucifixion and reveals that Jesus predicted the coming of the Prophet Muhammad.

In one version of the gospel, he is said to have told a priest: ‘How shall the Messiah be called? Muhammad is his blessed name’.

WHO WAS ST BARNABAS?

Born in Cyprus as Joseph, Barnabas was an Early Christian later named an apostle. His story appears in the Acts of the Apostles, and Paul mentions him in some of his epistles.The date, place, and circumstances of his death are historically unverifiable.But Christian tradition states that he was martyred at Salamis, Cyprus.He is traditionally identified as the founder of the Cypriot Church, with his feast day on June 11.

And in another Jesus denied being the Messiah, claiming that he or she would be Ishmaelite, the term used for an Arab.Despite the interest in the newly re-discovered book, some believe it is a fake and only dates back to the 16th century.The oldest copies of the book date back to that time, and are written in Spanish and Italian.

Protestant pastor İhsan Özbek said it was unlikely to be authentic.This is because St Barnabas lived in the first century and was one of the Apostles of Jesus, in contrast to this version which is said to come from the fifth or sixth century.He told the Today Zaman newspaper: ‘The copy in Ankara might have been written by one of the followers of St Barnabas.

‘Since there is around 500 years in between St Barnabas and the writing of the Bible copy, Muslims may be disappointed to see that this copy does not include things they would like to see.

‘It might have no relation with the content of the Gospel of Barnabas.’Theology professor Ömer Faruk Harman said a scientific scan of the bible may be the only way to reveal how old it really is.

Alkitab di mana Yesus diyakini memprediksi kedatanganNabi Muhammad ke bumi telah memicu minat yang serius dari Vatikan.

Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun, yang banyak yang mengatakan adalah Injil Barnabas, yang telahdisembunyikan oleh negara Turki selama 12 tahun terakhir.

Emas £ 14million tulisan tangan berhuruf buku tebal, ditulis dalam bahasa Aram Yesus, yang disebut berisi ajaran-ajaran awal dan prediksi Nabi yang akan datang.

Teks yang bersampul kulit, yang ditulis pada kulit hewan, ditemukan oleh polisi Turki selama operasi anti-penyelundupan pada tahun 2000.

Kitab ini dijaga ketat hingga 2010, ketika itu akhirnya diserahkan ke Museum Etnografi Ankara, dan akan segera kembali padatampilan publik setelah restorasi kecil.

Sebuah fotokopi satu halaman dari naskah kuno tulisan tangandianggap dihargai 1.5million £ .

Budaya Turki dan menteri pariwisata Ertugrul Gunay mengatakan buku tersebut bisa menjadi versi asli dari Injil, yang ditindas oleh Gereja Kristen untuk paralel yang kuat dengan pandangan Islam tentang Yesus.

Dia juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmiuntuk melihat kitab – sebuah teks kontroversial yang Islam katakan adalah tambahan kitab-kitab Injil asli dari Markus, Matius, Lukasdan Yohanes. Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan.

Sebuah rahasia Alkitab di mana Yesus diyakini memprediksi kedatangan Nabi Muhammad ke bumi telah memicu minat yang serius dari Vatikan. Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku berumur 1.500 tahun, yang banyak yang mengatakan adalah Injil Barnabas, yang telahdisembunyikan oleh negara Turki selama 12 tahun terakhir.

Alkitab tulisan tanganini ditulis dengan berhuruf buku tebal. Dia ditulis dalam bahasa Aram, Bahasa yang dipakai Yesus kristus dalam kehidupannya. Kitab ini adalah kitab  yang disebut berisi ajaran-ajaran kristen awal dan salah satunya terdapat prediksi tentang adanya Nabi yang akan datang setelah Jesus Kristud

MENUNGGU DALAM ANTRIAN YANG PASTI

semua orang akan mati. siapapun pasti mengetahui hal itu. namun apakah kematian itu menyadarkan segala kekeliruan kita sehingga kita memperbaikinya sebulum mati? Inilah yang masih harus dipertanyakan ulang. karena rata-rata manusia, kecuali yang mengimani kematian, mengimani hari berbangkit dan mengimani hari pembalasan bertindak seolah olah mereka tidak akan mati. kebanyakan dari mereka baru sadar akan datang kematian setelah kematian menjadi hak mereka.

Hampir setiap Hari, setiap Jam setiap saat kita mendengar berita tentang kematian. Berita itu juga kita lihat di televisi dan juga kita baca di koran atau internet. Terkadang kita terkesima, terkaget-kaget, Terkejut takmenyangka bahwa kematian itu bisa datang kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja.

kejadian ini semestinya menjadi pengingat kita semua bahwa terlepas dari soal takdir, kehati-hatian dalam berkendara di jalan adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Selain berdoa sebelum bepergian, patuh pada peraturan lalu lintas adalah kewajiban. Juga yang tak boleh diabaikan adalah saling menghormati sesama pengguna jalan. Jangan hanya menuntut orang lain untuk hati-hati, jangan hanya bisa marah dan membentak “memangnya ini jalan nenek moyangmu!” tapi dirinya sendiri juga tidak berhati-hati, terlupa bahwa jalan yang dilewati juga bukan milik kakek moyangnya. Jika kita menuntut orang lain hati-hati dan disiplin berlalu lintas, maka kewajiban yang sama juga mengikat kita.

Saudaraku, setiap yang hidup akan merasakan mati. Hal itu termaktub dengan tegas dan lugas dalam kitab-Nya. Maka, bekal apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut maut yang kedatangannya tidak diketahui namun pasti itu. Saat seorang saudara kita mendapatkan gilirannya untuk menghadap Sang Khaliq, saat kita melihat tubuhnya membujur kaku, saat ia terbungkus kain putih bersih, saat tubuh tanpa nyawa itu diusung untuk dibawa ketempat peradilan utama atas setiap amalnya, dan saat kita bersama-sama menanamkan jasadnya ke dalam tanah merah serta menimbunkan tanah dan bebatuan diatas tubuhnya, sadarkah kita bahwa giliran kita akan tiba, bahwa waktu kita semakin dekat.

Dibalik musibah selalu ada hikmah. Begitupun kecelakaan di jalan raya yang belakangan ini sering terjadi juga memberi kita sebuah pelajaran, menggugah kesadaran bahwa maut bisa datang kapan saja, di mana saja, dengan cara yang tidak terduga, termasuk kecelakaan di jalan raya.

Sebelum tragedi halte Tugu Tani itu terjadi, siapa yang menyangka jika kedatangan satu keluarga dari desa ke Jakarta dalam rangka liburan justru seperti mengantarkan nyawa. Dan mereka yang usai berolah raga, tak ada yang menduga kalau salah satu dari mereka akan menjadi korban, tertabrak mobil yang nyelonong ke trotoar.

Juga mereka, para penumpang bus maut baik yang di Jawa Timur, Pemalang, Bogor maupun daerah-daerah lainnya tak mengira kepergian mereka dengan berbagai kepentingan akan berakhir di pemakaman. Inilah ketetapan, kepastian yang Allah rahasiakan. Dan disadari atau tidak, kita pun sebenarnya berada dalam antrian.

Entah di urutan keberapa, entah setelah siapa, yang pasti suatu saat nanti akan tiba giliran kita juga.

Jangan karena masih muda, sehat, kaya dan sedang berjaya lalu merasa antrian kita masih jauh. Masih banyak mereka yang sudah tua, atau masih muda tapi sakit-sakitan, antri di depan kita. Jangan pernah beranggapan demikian. Banyak fakta menunjukan, seorang yang sudah lanjut usia, terisak pelan menghadiri pemakaman cucunya yang masih belia. Juga mereka yang beberapa hari sebelumnya masih terbaring di rumah sakit, turut menjadi saksi pemakaman orang yang kemarin membezuknya.

Jangan katakan ini menyeramkan, karena memang kenyataan. Kita dalam antrian. Jangan pula bilang takut, karena rasa takut tak akan membatalkan maut. Siap atau tidak, bila sampai waktunya, maut tetap akan datang menjemput. Usia bukan jaminan, harta, jabatan dan kesehatan bukan andalan. Kesemuanya bukan penentu urutan kita dalam antrian. Tapi selama dalam antrian, semua bisa kita gunakan untuk mengumpulkan perbekalan yang kita butuhkan di kehidupan abadi kelak.

Karena kita tidak tahu di mana sebenarnya posisi kita dalam antrian, maka perbekalan amal kebaikan harus benar-benar dipersiapkan. Jangan salah membawa bekal, jangan pula sampai tertinggal. Apa yang akan kita dapatkan kelak adalah sesuai dengan apa yang kita upayakan sekarang. Mari sama-sama memastikan bahwa selama antri tidak sekalipun kita keluar dari jalur yang ditetapkan. Insya Allah.

marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semuga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Alloh Subhanahu Wa Ta’ala serta kelapangan masa dan kesehatan tubuh badan dan juga fikiran dalam usaha kita untuk mencari keridhaan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala di dunia maupun akhirat.

Apa yang baik dan benar itu datangnya dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan apa yang salah dan khilaf itu adalah dari kelemahan manusia itu sendiri.

wallahualam.

G4UL Menurut Pandangan Islam

kata gaul dalam kamus besar bahasa indonesia berarti “hidup berteman (bersahabat)”.

Hidup berteman dengan islam adalah kewajiban bagi setiap muslim,

Kalo disimak kalimat diatas kedengarannya aneh, tapi itulah kenyataan saat ini, banyak orang islam justru tidak berteman dengan islam itu sendiri, (tanya kenapa?)

Sebagai sahabat tentunya akan mengalami susah dan senang bersama, sesuai dengan sifat dan makna sahabat itu sendiri, disini kamu akan menemui islam dari sisi yang mudah dipahami hingga ke hal-hal yang memerlukan perenungan yang mendalam, namun demikian kami akan selalu berusaha untuk mengajak para sahabat-sahabat islam bergaul dengan islam dengan bahasa yang mudah dipahami.

Banyak anak muda berusaha tampil gaul dengan berorientasi ke Barat. Padahal begitu banyak penyimpangan, nilai-nilai negatif, dan disintegrasi moral yang tidak cocok diadaptasi oleh masyarakat Timur. Pergaulan yang buruk dan teman-teman yang tidak membawa perubahan positif membuat begitu banyak anak muda terjerumus. Mereka takut dianggap cupu, culun, dan banci. Akibatnya, tren gaul ini membudaya hingga berbuah petaka.

Setelah kasus pencurian Blackberry yang memicu kematian Christopher Melky Tanujaya, juara olimpiade matematika yang sedang liburan dari sekolahnya di Singapura, juga kematian Livia Pavita Sulistio akibat aksi pencurian, pembunuhan, dan pemerkosaan di angkot, dan rentetan kasus lainnya, kini Jakarta kembali diguncang kabar tewasnya sembilan orang di Tugu Tani, Jakarta.

Sang penabrak, Afriyani Susanti, 29, sebelumnya mengonsumsi narkoba jenis sabu. Peristiwa ini menjadi sebuah peringatan, narkoba bukan hanya merusak diri sendiri, melainkan juga merugikan orang lain.

Begitu banyak anak muda lain yang terjerat dalam kungkungan narkoba karena pengaruh teman-teman mereka. Sungguh memprihatinkan memang. Dewasa ini, banyak anak muda yang harus kehilangan masa depan hanya karena narkoba. Intan, bukan nama sebenarnya, seorang mahasiswa di perguruan tinggi negeri, mengatakan, “Aku pakai drugs kalo aku lagi banyak masalah. Aku lahir di keluarga yang broken home. Drugs bisa bikin aku tenang.”

Takut ditinggalkan teman, melarikan diri dari masalah, pengakuan kejantanan, dan keinginan diakui menjadi pemicu mereka terperosok dalam jurang narkoba. Narkoba justru bukan menyelesaikan masalah, melainkan menambah dan menjadikannya lebih runyam.

Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan acuan dalam pergaulan, Sebagai seorang muslim kita harus yakin bahwa kehormatan kita harus dijaga dan dirawat, terlebih ketika berkomunikasi atau bergaul dengan lawan jenis agar tidak ada mudharat (bahaya) atau bahkan fitnah atau terjerumus kedalam perbuatan zina.

فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :

1. Menutup Aurat

Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.

Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Di samping aurat, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang.

2. Menjauhi perbuatan zina 

Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32:

“Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”

Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan dalam pergaulan antara lain :

Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu syetan.

Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.

“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai pandangan yang tidak di sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim)

Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

Wanita itu adalah aurat. Jika dia keluar maka setan akan memperindahnya di mata laki-laki.” (HR. Tirmidzi, shahih

Semua agama dan tradisi telah mengatur tata cara pergaulan remaja. Ajaran islam sebagai pedoman hidup umatnya, juga telah mengatur tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai agama. Tata cara itu meliputi :…


  • Mengucapkan Salam
  •  Meminta Izin
  • Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  • Bersikap santun dan tidak sombong
  • Berbicara dengan perkataan yang sopan
  • Tidak boleh saling menghina
  • Tak boleh saling membenci dan iri hati
  • Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
  • Selalu mengajak untuk berbuat kebaikan.

semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita dalam kehidupan ini, terutama beratnya kehidupan pergaulan remaja saat ini yang sudah sangat riskan secara sosial dan sudah jauh dari tuntunan Agama dan budaya kita…Aamin Ya Allah Ya Mujeeb.

CARA SEMBUHKAN LUKA KARENA PUTUS CINTA

Sedih Karena Putus Cinta adalah wajar. Wajar jika seseorang yang putus cinta merasa pedih. Putus cinta bisa jadi merupakan salah satu pengalaman paling  traumatis yang harus kita alami. Malah ada yang bilang putus cinta sama seperti mati saja rasanya.

Ya, wajarlah karena dulu da adalah orang yang pernah dekat dengan kita, paling mengerti banget dengan kita, dan paling segalanya deh buat kita. Sayang seribu kali sayang ternyata dia tidak (belum) halal buat kita.Bayang-bayang tidak akan kelihatan apabila gelap. Tapi nggak mungkin kan kita bergelap-gelap demi menghilangkan bayang-bayang wajah si mantan?

Orang yang terkasih, ternyata putus dengan seseorang yang pernah sangat spesial buat kita sangat berat ya? Tapi mau bagaimana lagi, semua sudah harus berlalu dari kehidupan kita dan selesai sampai disini. Ada aturan yang lebih indah yang harus kita taati dari kekasih sejati, Allah Rabbul Izzati.

Pada umumnya inilah yang dirasakan orang yang baru  putus cinta:

  • MENYANGKAL …tak mungkin ini terjadi. Dalam satu atau dua hari dia bakal berubah pikiran”
  • MARAH… “Kok tega sekali dia memutuskan aku seperti ini”
  • MERASA DEPRESI …”Aku tak pantas disayangi. Tidak seorangpun mau mencintaiku”
  • MENERIMA KEADAAN …”Aku akan baik-baik saja. Menyakitkan,tapi akan kembali sembuh sakit hatiku setelah berjalannya waktu”

Memang tidak semua orang bisa langsung ke situasi hati menerima keadaan. Ini tergantung pada sejumlah faktor,termasuk seberapa lama dan sejauh mana hubungan percintaan.

Coba atasi Sakit Hati karena putus cintamu dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 155-157, dimana akan kamu dapati bahwa Allah memberi kabar gembir pada orang-orang yang sabar yaitu setiap kali anda mengingat musibah itu, ucapanlah “innalillahi wainna ilaihi rajiun”. Itulah perintah orang yang sabar, yakni dengan mengucapkan seperti diatas. Setiap kamu mengucapkan seperti itu dengan hati yang pasrah dan iklas, Allah akan mengampunkan dosa anda dan akan memberikan rahmat-Nya. Sementara mantan pacar anda tetap dibenci oleh Allah karena telah menzalimi.

Cobalah Bangun malam dan berdoa. Dimana suasananya membuat hati dan pemikiranmu menjadi tenang. Coba slauran langsung berbicara dengan Allah melalui tahajudmu. Insya Allah hatimu pasti bertambah tentram. Banyak-banyak sedekah, berbuat baik terhadap kedua orang tua. Mintalah kepada orang tua, disamping anda bertahajud (doa sendiri).

Memulihkan Rasa Sakit

Kita mungkin pernah mendengar ungkapan ‘waktu bisa menyembuhkan segala luka’. Sewaktu kita baru putus cinta,kata-kata tersebut mungkin taka ada artinya.

Memang ,putus cinta seperti luka gores yang akan sembuh pada waktunya,menyakitkan pada saat baru terluka. Tetapi luka gores harus dijaga agar tidak terjadi infeksi,begitu pula dengan luka emosi karena putus cinta.

Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah infeksi emosional akibat putus cinta:

  • Jangan tahan kesedihan hati

Tidak salah bila harus menangis mencucurkan air mata. Air mata tidak berarti menandakan kita lemah. Bila kamu ingin menangis,menangislah hingga perasaan kamu lega.

  • Menjaga Kesehatan

Asupan nutrisi yang baik akan mengisi kembali energi yang hilang akibat derita emosi lantaran putus cinta.

  • Tetap Sibuk

Jangan berhenti melakukan aktifitas. Disaat putus cinta,kita justru tidak boleh mengasingkan diri. Berinterksi dengan orang-orang yang peduli pada kita akan membuat kita fokus pada sesuatu yang positif.

  • Berdoa kepada Allah

Ini cara yang paling ampuh  untuk mengobati luka akibat putus cinta. Dengan berdoa kepada  Allah ,niscaya kepedihan hati akan terganti dengan keteduhan hati.
berdoalah memohon kekuatan dari Allah, bukankah Dia yang memberikan kita karunia berupa cinta? So, pada-Nya lah kita serahkan kembali urusan cinta kita. Dialah sang pemilik segala cinta, muara dari cinta san pecinta. jangan biarkan bernostalgia dengan barang-barang peninggalan si dia. Mulailah benahi kamarmu, simpan baik-baik semua barang pemberiannya. Tidak usah dibuang, karena waktu memberikannya dulu dia (kelihatannya) ikhlas padamu. Kenapa harus dimusiumkan? Karena bisa jadi itu menyakitkanmu. Pas melihat, teringat dia dan sekian kenangan bersamanya. Apalagi dia sekarang jadi orang terkenal yang… ehm! Bisa-bisa ntar kita tambah ingat masa lalu. Simpen aja ya barang-barang itu, sapa tau kelak bisa bernilai jual tinggi karena udah jadi barang langka yang diburu para kolektor 😀

Berdoalah kepada Allah supaya Allah menghilangkan dendam dan ketakutan amda dan banyak membaca doa syukur

maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”( QS. An-Naml ayat 19)

 

Menatap ke Depan

Setelah waktu berlalu dan kita telah sembuh dari duka akibat putus cinta, ada baiknya jika kita memeriksa apa yang sebenarnya terjadi dengan hubungan cinta kita yang dulu. Dari situ kita bisa belajar untuk menjalani hubungan cinta kita berikutnya. Jadi jangan trauma untuk memulai hubungan cinta yang baru.

KEMATIAN

Allah memegang jiwa ketika matinya dan memegang jiwa orang yg belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa orang yg telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yg lain sampai waktu yg ditentukan. Sesungguhnya pada yg demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yg mau berfikir.
----------------------------------------------------------------
 
 
 
Mahasuci Allah Yang di dalam genggaman kekuasaan-Nya seluruh kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu siapakah di antara kamu yang paling baik amalnya, dan sesungguhnya Dia Mahamulia lagi Maha Pengampun" (QS Al-Mulk ,67: 1-2)

Umar bin Khaththab pernah berpesan

“Kafal mawtu waaidzan (cukuplah kematian sebagai penasihatmu)”. Pesan ini sangat penting, terutama di zaman yang serba-materialistis ini. Banyak orang mengira bahwa dengan menumpuk harta, usia akan diperpanjang. Padahal, telah terbukti bahwa para raja sepanjang sejarah meninggal dunia, sekalipun harta mereka masih banyak, istana mereka masih kokoh, dan pasukan mereka masih gagah. Pun, telah terbukti bahwa tidak ada orang kaya yang terus hidup. Satu per satu dari mereka meninggalkan dunia untuk selamanya. Karena itu, tidak ada pilihan, kecuali bersiap-siap untuk mati.

 "Bagaimana kamu mengingkari (Allah) sedang kamu tadinya mati, kemudian dihidupkan (oleh-Nya), kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kamu dikembalikan kepada-Nya."
QS Al Baqarah : 28

Dalam Alquran, Allah SWT berulang-ulang berpesan bahwa kematian pasti akan dilalui. Allah berfirman, “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan, sesungguhnya, pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.  Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS Ali Imran [3]:185).

Kemudian, Allah menegaskan lagi, “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi dan kokoh.” (QS Annisa’ [4]: 78). Begitu juga surah berikut, “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan, hanya kepada Kami-lah, kamu dikembalikan.” (QS Al Anbiya’ [21]: 35).

Pengalaman menarik diceritakan oleh Imam Ibn Qayyim Al Jauziyah tentang seorang yang hanya sibuk berdagang dan lupa kepada Allah. Begitu menjelang kematiannya, mulutnya sibuk berucap, “Barang ini murah, ayo beli. Ini bagus,” dan seterusnya. Padahal, istri dan anaknya mengingatkannya agar berucap Allah. Tetapi, karena tidak familiar di lidahnya, ia tidak bisa mengucapkannya.

Inilah salah satu sisi pemandangan dari pengalaman tentang kematian yang pasti dialami setiap manusia. Semua tergantung amalnya. Bila amalnya baik, Allah akan membalas dengan kebaikan. Sebaliknya, bila amalnya buruk, akan dibalas dengan keburukan. Allah berfirman, “Setiap yang bernyawa tidak akan mati, melainkan dengan izin Allah sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu. Dan, barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS Ali Imran [3]: 145).

Wallahu a’lam bishshawab.

DEFINISI SEDEKAH

Sedekah asal kata bahasa Arab shadaqah yang berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridho Allah SWT dan pahala semata. Sedekah dalam pengertian di atas oleh para fuqaha (ahli fikih) disebuh sadaqah at-tatawwu’ (sedekah secara spontan dan sukarela).

Di dalam Alquran banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum Muslimin untuk senantiasa memberikan sedekah. Di antara ayat yang dimaksud adalah firman Allah SWT yang artinya:

”Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS An Nisaa [4]: 114).

Hadis yang menganjurkan sedekah juga tidak sedikit jumlahnya.

Para fuqaha sepakat hukum sedekah pada dasarnya adalah sunah, berpahala bila dilakukan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Di samping sunah, adakalanya hukum sedekah menjadi haram yaitu dalam kasus seseorang yang bersedekah mengetahui pasti bahwa orang yang bakal menerima sedekah tersebut akan menggunakan harta sedekah untuk kemaksiatan. Terakhir ada kalanya juga hukum sedekah berubah menjadi wajib, yaitu ketika seseorang bertemu dengan orang lain yang sedang kelaparan hingga dapat mengancam keselamatan jiwanya, sementara dia mempunyai makanan yang lebih dari apa yang diperlukan saat itu. Hukum sedekah juga menjadi wajib jika seseorang bernazar hendak bersedekah kepada seseorang atau lembaga.

Menurut fuqaha, sedekah dalam arti sadaqah at-tatawwu’ berbeda dengan zakat. Sedekah lebih utama jika diberikan secara diam-diam dibandingkan diberikan secara terang-terangan dalam arti diberitahukan atau diberitakan kepada umum. Hal ini sejalan dengan hadits Nabi SAW dari sahabat Abu Hurairah. Dalam hadits itu dijelaskan salah satu kelompok hamba Allah SWT yang mendapat naungan-Nya di hari kiamat kelak adalah seseorang yang memberi sedekah dengan tangan kanannya lalu ia sembunyikan seakan-akan tangan kirinya tidak tahu apa yang telah diberikan oleh tangan kanannya tersebut.

Sedekah lebih utama diberikan kepada kaum kerabat atau sanak saudara terdekat sebelum diberikan kepada orang lain. Kemudian sedekah itu seyogyanya diberikan kepada orang yang betul-betul sedang mendambakan uluran tangan. Mengenai kriteria barang yang lebih utama disedekahkan, para fuqaha berpendapat, barang yang akan disedekahkan sebaiknya barang yang berkualitas baik dan disukai oleh pemiliknya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya;

”Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai…” (QS Ali Imran [3]: 92).

Pahala sedekah akan lenyap bila si pemberi selalu menyebut-nyebut sedekah yang telah ia berikan atau menyakiti perasaan si penerima. Hal ini ditegaskan Allah SWT dalam firman-Nya yang berarti:

”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan si penerima.” (QS Al Baqarah [2]: 264).

Ayo Salurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah Anda ke kami di

Majelis Darul Aytam:
Rekening Rekening Bank Mandiri 1570003191518 an Drs.SETIAWAN S. BACKRIE Q.q Yayasan Darul Aytam,Rekening BCA : 7650412197an Drs.SETIAWAN S.BACKRIE Q.q Yayasan Darul Aytam..