PERTOLONGAN ALLAH

 Kapankah pertolongan ALLAH akan tiba? Begitu banyak yang selalu menanti dan mengharap pertolongan ALLAH. Ada yang sabar, ada yang tidak sabar. Ada yang yakin bahwa ALLAH akan menolong, ada juga yang ragu-ragu. Ada yang menikmati saat-saat menanti pertolongan ALLAH, namun tak sedikit yang sengsara.

Setiap jiwa pasti tergantung pada pertolongan Allah. Betapapun usaha yang dilakukan, bila Allah tidak mengizinkannya, maka usaha yang dilakukan itu hanya akan sia-sia. Mungkin kita pernah berfikir, kita telah berusaha keras, bekerja giat, senantiasa memohon pertolongan Allah dalam setiap sholat dan do’a-do’a yang kita lantunkan, namun nasib kita tetap seperti itu-itu saja, bahkan kita senantiasa terpuruk, usaha kita tidak berarti apa-apa, bahkan kita senantiasa terhina.

    Akan tetapi, bagi orang-orang yang telah mengetahui ilmunya, yakin benar bahwa ALLAH adalah Dzat yang sama sekali tidak pernah bohong terhadap apa yang Dia janjikan. ALLAH adalah Dzat yang sekali-kali tidak pernah salah perhitungn sedikitpun juga atas segala takdir dan ketentuan-Nya. Pasti tidak akan meleset, pasti tidak akan mengecewakan! Hanya, perkara bentuk ataupun waktunya, masya ALLAH, itu sama sekali bukan urusan kita.

Bukankah untuk itu ALLAH Azza wa Jalla telah menebar janji dan jaminan-Nya lewat Al Quran Al Karim? Simaklah firman-Nya yang sungguh Mahabenar ini, ‘Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat).” [Q.S. Al Mukmim (40):51]. “…Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” [Q.S. Ar Ruum (30):47].

                   Pertolongan ALLAH memang tidak mesti sebentuk dengan apa yang kita duga dan harapkan. Kita jangan terperdaya oleh syetan yang menganggap ALLAH tidak menolong kita, padahal pertolongan ALLAH ternyata sudah datang. Hanya karena beda bentuk saja.

ALLAH pasti sangat memperhatikan keadaan kita jauh lebih bear daripada perhatian kita terhadap diri sendiri. Betapa tidak! Karena, Dia-lah yang merancang tubuh kitadengan detail, sedangkankita tidak tahu apa-apa tentang diri ini. Lantas apalagi yang perlu kita kita ragukan dalam hidup ini tentang jaminan dan jamuan dari ALLAH Azza wa Jalla.

   Janji Allah pasti benar, Ia telah menjanjikan kepada hamba-hamba-Nya keteguhan, kedudukan, dan pertolongan di muka bumi ini, namun pantaskah diri dan jiwa kita yang kerdil ini mendapat pertolongan, pembelaan dan keteguhan dari Allah?

Sikap putus asa timbul pada diri orang yang kurang beriman pada kemurahan Allah SWT kepada makhluk-Nya. Lantaran kondisi tersebut, seseorang bahkan menuduh Allah tidak adil karena menjadikan dirinya dalam kesulitan atau kesusahan. Dengan kata lain, orang yang putus asa adalah orang yang mengingkari sifat keadilan, kemurahan dan kebijaksanaan Allah kepada makhluk-Nya. Sikap ini pasti menjadikan Allah murka.

Ingatlah Janji Rasulullah :

Tidak sekali-kali seorang muslim di bumi ini berdo’a pada Allah meminta suatu permintaan, melainkanAllah akan memberi apa yang ia minta atau memalingkan darinya suatu kejahatan

yang semisal dengan permintaannya, selagi ia tidak berdo’a meminta suatu dosa atau memutuskan silaturahmi.” Maka ada seseorang berkata, “kalau demikian, kami akan memperbanyak (berdo’a).” Beliau menjawab, “Allah Maha Memberi.” (HR. Tirmidzi),

Hanya orang-orang malang yang ragu-ragu terhadap janji ALLAH. Padahal keraguan tidak mendatangkan apapun, selain mendatangkan kesengsaraan! Yakin ataupun tidak yakin tetap saja ketentuan ALLAH akan menimpa kita. Hanya dengan keyakinan yang mantapah ketentuan ALLAH akan berubah menjadi ladang nikmat apapun yang terjadi.
Akan tetapi, kalau kita hadapi kejadian dalam hidup ini dengan buruk sangka terhadap pertolongan ALLAH, maka kita sudah sengsara duluan menghadapinya, bhkan terhalang juga pertolongan ALLAH itu karena keburuksangkaan kita terhadapnya.

    Oleh sebab itu, jangan sekali-kali mimpi hidup enak tanpa ujian dari ALLAH karena bagaimanapun ujian itu sendiri merupakan konsekuensi logis dari keberimanan kita. Sejauh kita yakin bahwa ujian merupakan suatu jalan bagi diangkatnya derajat keimanan kita, insya ALLAH semua ini akan menjadi ladang nikmat. Karena, toh tidak bisa diragukan lagi bahwa diujung segala ujian, karunia pertolongan-Nya siap menyongsong.

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak (pula) berduka cita.(QS. Fushilat: 30) 

One thought on “PERTOLONGAN ALLAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s