CARA SEMBUHKAN LUKA KARENA PUTUS CINTA

Sedih Karena Putus Cinta adalah wajar. Wajar jika seseorang yang putus cinta merasa pedih. Putus cinta bisa jadi merupakan salah satu pengalaman paling  traumatis yang harus kita alami. Malah ada yang bilang putus cinta sama seperti mati saja rasanya.

Ya, wajarlah karena dulu da adalah orang yang pernah dekat dengan kita, paling mengerti banget dengan kita, dan paling segalanya deh buat kita. Sayang seribu kali sayang ternyata dia tidak (belum) halal buat kita.Bayang-bayang tidak akan kelihatan apabila gelap. Tapi nggak mungkin kan kita bergelap-gelap demi menghilangkan bayang-bayang wajah si mantan?

Orang yang terkasih, ternyata putus dengan seseorang yang pernah sangat spesial buat kita sangat berat ya? Tapi mau bagaimana lagi, semua sudah harus berlalu dari kehidupan kita dan selesai sampai disini. Ada aturan yang lebih indah yang harus kita taati dari kekasih sejati, Allah Rabbul Izzati.

Pada umumnya inilah yang dirasakan orang yang baru  putus cinta:

  • MENYANGKAL …tak mungkin ini terjadi. Dalam satu atau dua hari dia bakal berubah pikiran”
  • MARAH… “Kok tega sekali dia memutuskan aku seperti ini”
  • MERASA DEPRESI …”Aku tak pantas disayangi. Tidak seorangpun mau mencintaiku”
  • MENERIMA KEADAAN …”Aku akan baik-baik saja. Menyakitkan,tapi akan kembali sembuh sakit hatiku setelah berjalannya waktu”

Memang tidak semua orang bisa langsung ke situasi hati menerima keadaan. Ini tergantung pada sejumlah faktor,termasuk seberapa lama dan sejauh mana hubungan percintaan.

Coba atasi Sakit Hati karena putus cintamu dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 155-157, dimana akan kamu dapati bahwa Allah memberi kabar gembir pada orang-orang yang sabar yaitu setiap kali anda mengingat musibah itu, ucapanlah “innalillahi wainna ilaihi rajiun”. Itulah perintah orang yang sabar, yakni dengan mengucapkan seperti diatas. Setiap kamu mengucapkan seperti itu dengan hati yang pasrah dan iklas, Allah akan mengampunkan dosa anda dan akan memberikan rahmat-Nya. Sementara mantan pacar anda tetap dibenci oleh Allah karena telah menzalimi.

Cobalah Bangun malam dan berdoa. Dimana suasananya membuat hati dan pemikiranmu menjadi tenang. Coba slauran langsung berbicara dengan Allah melalui tahajudmu. Insya Allah hatimu pasti bertambah tentram. Banyak-banyak sedekah, berbuat baik terhadap kedua orang tua. Mintalah kepada orang tua, disamping anda bertahajud (doa sendiri).

Memulihkan Rasa Sakit

Kita mungkin pernah mendengar ungkapan ‘waktu bisa menyembuhkan segala luka’. Sewaktu kita baru putus cinta,kata-kata tersebut mungkin taka ada artinya.

Memang ,putus cinta seperti luka gores yang akan sembuh pada waktunya,menyakitkan pada saat baru terluka. Tetapi luka gores harus dijaga agar tidak terjadi infeksi,begitu pula dengan luka emosi karena putus cinta.

Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah infeksi emosional akibat putus cinta:

  • Jangan tahan kesedihan hati

Tidak salah bila harus menangis mencucurkan air mata. Air mata tidak berarti menandakan kita lemah. Bila kamu ingin menangis,menangislah hingga perasaan kamu lega.

  • Menjaga Kesehatan

Asupan nutrisi yang baik akan mengisi kembali energi yang hilang akibat derita emosi lantaran putus cinta.

  • Tetap Sibuk

Jangan berhenti melakukan aktifitas. Disaat putus cinta,kita justru tidak boleh mengasingkan diri. Berinterksi dengan orang-orang yang peduli pada kita akan membuat kita fokus pada sesuatu yang positif.

  • Berdoa kepada Allah

Ini cara yang paling ampuh  untuk mengobati luka akibat putus cinta. Dengan berdoa kepada  Allah ,niscaya kepedihan hati akan terganti dengan keteduhan hati.
berdoalah memohon kekuatan dari Allah, bukankah Dia yang memberikan kita karunia berupa cinta? So, pada-Nya lah kita serahkan kembali urusan cinta kita. Dialah sang pemilik segala cinta, muara dari cinta san pecinta. jangan biarkan bernostalgia dengan barang-barang peninggalan si dia. Mulailah benahi kamarmu, simpan baik-baik semua barang pemberiannya. Tidak usah dibuang, karena waktu memberikannya dulu dia (kelihatannya) ikhlas padamu. Kenapa harus dimusiumkan? Karena bisa jadi itu menyakitkanmu. Pas melihat, teringat dia dan sekian kenangan bersamanya. Apalagi dia sekarang jadi orang terkenal yang… ehm! Bisa-bisa ntar kita tambah ingat masa lalu. Simpen aja ya barang-barang itu, sapa tau kelak bisa bernilai jual tinggi karena udah jadi barang langka yang diburu para kolektor 😀

Berdoalah kepada Allah supaya Allah menghilangkan dendam dan ketakutan amda dan banyak membaca doa syukur

maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”( QS. An-Naml ayat 19)

 

Menatap ke Depan

Setelah waktu berlalu dan kita telah sembuh dari duka akibat putus cinta, ada baiknya jika kita memeriksa apa yang sebenarnya terjadi dengan hubungan cinta kita yang dulu. Dari situ kita bisa belajar untuk menjalani hubungan cinta kita berikutnya. Jadi jangan trauma untuk memulai hubungan cinta yang baru.

GHIBAH OR GOSIP

Gosip itu asyik pada awalnya karena membuat hubungan dengan kawan makin dekat, namun di balik itu berpotensi besar menimbulkan keretakan hubungan persaudaraan….

GOSIP ALIAS GHIBAH
——————————-
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menerangkan kepada kita tentang gosip atau ghibah dalam sabda beliau berikut ini :

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallambersabda,

اتدرون ما الغيبه؟ قالوا: الله ورسوله أعلم .قال:الْغِيبَة ذِكْرك أَخَاك بِمَا يَكْرَه قِيلَ : أَفَرَأَيْت إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُول ؟ قَالَ : إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُول فَقَدْ اِغْتَبْته ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتّه

“Tahukah kalian apa itu ghibah?”

Mereka (para sahabat) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”

Kemudian beliau shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Engkau menyebut-nyebut saudaramu tentang sesuatu yang ia benci.”

Kemudian ada yang bertanya, “Bagaimana menurutmu jika sesuatu yang aku sebutkan tersebut nyata-nyata apa pada saudaraku?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Jika memang apa yang engkau ceritakan tersebut ada pada dirinya itulah yang namanya ghibah, namun jika tidak berarti engkau telah berdusta atas namanya.” (HR Muslim 2589 Bab: Al-Bir Wash Shilah Wal Adab)

Gosip ( ghibah ) adalah perbuatan yang tercela dan ini sangat dilarang oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

“………. Janganlah kamu mencari- cari kesalahan orang lain , dan janganlah ada di antara kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik. QS. Al- Hujurat : 12 ).

Gosip itu asyik karena dilakukan berjama’ah dan atas dasar suka sama suka , namun kalau orang yang digosipkan tahu pasti sakit hati dan menjauhi kita…

Lidah kita memang tidak bertulang , semakin banyak kita  berolah raga pada lidah,  semakin rentan kita melakukan Ghibah dan semakin tinggi resiko kita melakukan dusta. Padahal ghibah dipandang sesuatu yang buruk pada Allah SWT, yang diibaratkan kita memakan bangkai saudaranya sendiri

Gosip itu indah dan asyik karena tak ada lagi rahasia di antara kita, semua menjadi sama tak ada lagi kasta, tapi bukankah kita diperintahkan untuk menutup aib saudara kita agar aib kita pun tertutupi?

“ Barangsiapa yang menutup aib saudaranya, maka Allah akan menutup aibnya di hari kiamat.” ( HR. Muslim )
Jangan berteman dengan orang suka bergosip karena suatu ketika kejelekan kita pun akan digosipkan juga…

Gosip itu asyik pada awalnya tapi celaka pada akhirnya, baik di dunia dan di akhirat.

Para ulama telah sepakat bahwasanya ghibah termasuk dosa besar. Mereka berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالكُمْ وَأَعْرَاضكُمْ حَرَام عَلَيْكُم

“Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian adalah haram atas (sesama) kalian”.( HR Muslim 3179, Syarh Nawai ‘ala Muslim)